Artikel terkini….
Komentar terbaru dalam artikel:

    Hello world…

    Ini menjadi postingan pertama sekaligus blog pertama jadi saya masih sangat newbie dalam dunia blog.. Nama saya Joditya Ruben, mahasiswa IPB jurusan ITP (ilmu dan teknologi pangan) saya berasal dari sebuah kota di utara Bogor dan di sebelah timur Jakarta tepatnya Bekasi.

    Bisa dibilang saya berada di ITP karena “tebak-tebak berhadiah” karena saya memilih ITP di menit-menit akhir pengumpulan form SNMPTN. Namun dibalik itu ada alasan dibalik pilihan saya. Saya tertarik masuk departemen ini karena saya tertarik dengan pangan dan pengolahannya. Denger dari teman-teman jurusan lain katanya anak ITP pinter-pinter dan ternyata benar, di tahun ke-2 saya di IPB saya merasakan perkuliahan di jurusan ITP dan benar saja pada pintar-pintar dan satu lagi kalau dibilang anak ITP itu orangnya cenderung individual itu ternyata benar (kecuali saya..wakakakaka).

    Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan IPB juga merupakan jurusan teknologi pangan pertama di luar amerika utara yang mendapat status diakui dari IFT (Institute of Food Scientist ), jadi mahasiswa teknologi pangan IPB eligible untuk mendapat beasiswa dari IFT untuk kuliah di salah satu universitas lain yang juga diakui oleh IFT. website IFT

    Seringkali orang menertawakan mahasiswa IPB atau mencibir apa sih pertanian? hari begini kok pertanian sih? mau jadi petani? Padahal pertanian adalah suatu hal yang paling penting bagi sebuah negara, negara maju seperti Amerika Serikat pun juga punya pertanian yang bagus bahkan teknologinya pun jauh lebih maju daripada Indonesia yang notabene negara agraris. Peran Teknologi pangan disini adalah untuk menghadirkan makanan yang aman di konsumsi, bergizi, dan mudah didapat semua orang. (website ITP-IPB) Pangan juga merupakan suatu kebutuhan dasar manusia, tanpa bisa memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya, sebuah negara tak akan mampu berdiri, sekuat apapun negara atau semaju apapun teknologi yang dimilikinya, sebuah negara tak akan mampu berdiri jika ketahanan pangannya buruk. Indonesia sendiri sedang dalam kemunduran dibidang pertanian karena konversi lahan dari lahan pertanian menjadi lahan non pertanian mengalami tren pemingkatan setiap tahun bahkan mencapai 30.000-50.000 ha per tahun diperparah lagi dengan jumlah petani gurem yang mencapai 12 juta orang. Krisis pangan kini menjadi issue hangat di masyarakat. (sumber)

    Ilmu dan teknologi pangan IPB sendiri juga sudah menghasilkan berbagai macam produk pangan hasil penelitian para dosen ITP seperti mi jagung yang di kembangkan oleh mahasiswa itp hingga saat ini bahkan yang terbaru saat ini adalah roti tawar ungu yang tepung terigunya di substitusi dengan tepung ubi jalar. (klik disini)

    Nantikan postingan lain dari saya =D

    Kalender 2010
    February 2015
    S M T W T F S
    « Dec    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728